“Sebelum kalian, ada seorang laki-laki
membunuh 99 orang. Kemudian ia bertanya kepada penduduk sekitar tentang seorang
yang alim, maka ia ditunjukkan kepada seorang Rahib (Pendeta Bani Israil).
Setelah mendatanginya, ia menceritakan bahwa ia telah membunuh 99 orang,
kemudian ia bertanya: “Apakah ia bisa bertaubat?” Ternyata pendeta itu
menjawab: “Tidak” Maka pendeta itupun dibunuh sehingga genaplah jumlahnya 100.
Senin, 30 Maret 2015
Sudah Membunuh 100 Orang, Namun Masuk Surga
Dari
Abu Sa’id Sa’ad bin Malik bin Sinan Al-Khudriy r.a, Nabi SAW bersabda,
Senin, 23 Maret 2015
Melepas Kacamata Kuda
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Media sosial beberapa tahun belakangan ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Yang awalnya hanya ada beberapa jenis media sosial, namun sekarang bertebaran. Mulai dari yang sekedar tempat untuk chat, berbagi audio, berbagi foto, atau yang juga memiliki fasilitas hampir semuanya. Salah satu tujuan bermedia sosial menurut saya adalah untuk menambah teman dan memperluas jaringan. Tentu hal ini menjadi sangat menguntungkan bagi mereka yang menjalani sebuah bisnis. Dimana mereka bisa melakukan perluasan area pemasaran secara lebih mudah. Namun ada juga yang memanfaatkan media sosial hanya sebagai ajang untuk menambah teman atau agar juga bisa dikenal banyak orang.
Minggu, 22 Maret 2015
#DaripadaPacaran
(Twitter lama)
1.#DaripadaPacaran, malam minggu di bulan Ramadhan ini kita lebih giat tingkatkan ibadah, yaah salahsatu cara memantaskan diri (^_^)b
1.
Muliakan Dirimu, Saudariku
1. Cantik dan anggun itu bukan dinilai pakaian yang seksi mengumbar aurat dan mahal. Tapi dari seberapa terjaganya hijab diri.
Jumat, 20 Maret 2015
Tips Untuk Move On
1. pertama-tama, tentu aja niatkan untuk bangkit atau move on, jangan cuma niat! tapi niat yang kuat dan mantap! #HowToMoveOn
2. Sudah mantap? oke lanjut, jangan terlalu memaksakan untuk melupakan hal yang menyakiti kita itu let it flow.#HowToMoveOn
2. Sudah mantap? oke lanjut, jangan terlalu memaksakan untuk melupakan hal yang menyakiti kita itu let it flow.
Surat Cinta Ibu
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Kepada anak ku tersayang, buah
hati dan cahaya kecil kehidupanku. Sebagai seorang ibu aku begitu bahagia bisa
membesarkan dan merawat dirimu sampai sebesar ini. Melihat dirimu yang kini
mulai memasuki usia dewasa, melihat malaikat kecil hatiku kini mulai menjalani
kehidupannya sendiri.
Bukankah Kau Hanya Ingin Dia Bahagia?
Berkenalan dengan dirinya mungkin
adalah hal terindah bagimu. Menemukan sosok yang selama ini engkau cari untuk
melengkapi setengah hidup dan juga agamamu. Satu sosok yang terlihat begitu
indah dan sempurna di mata serta hatimu. Dirimu pun berusaha agar rasa itu
tidak terlalu bersemi karena belum waktunya cinta itu bersemi. Kau jaga hati
dan dirimu agar rasa itu biar tersimpan hingga waktu yang dinanti.
Kamis, 19 Maret 2015
Jangan Cuma Omong Kosong!
Bismillahirrohamaanirrohiim.
Mencintai perlulah bukti, bukan
sekedar ucapan untuk menyenangkan hati. Termasuk mencintai Allah juga perlu
dibuktikan. Tidak hanya bukti yang terucap oleh lisan, namun juga bukti yang
diikuti tindakan oleh seluruh anggota badan.
Mensyukuri Masa Lalu
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Manusia mempunyai 3 masa dalam
hidupnya. Ada masa depan, masa kini, dan masa lalu. Setiap manusia mungkin
memiliki masa lalu yang buruk dalam hidupnya dulu, namun bukan menjadi alasan
untuk merendahkan dirinya karena masa lalunya, maka janganlah menilai seseorang
karena masa lalunya. namun lihatlah apa yang dilakukannya kini untuk
memperbaiki kehidupan selanjutnya, untuk masa depannya.
Selasa, 17 Maret 2015
Jadi Gaul dan Sholih, emang bisa? Cekidot!
Melalui akun twitter ustadz Yusuf Mansur, pemuda tampan ini mengabarkan akan mengunjungi Indonesia selama 10 hari di bulan Mei 2015 nanti, yap siapa lagi kalau bukan Fatih Seferagic. Pemuda berusia 18 tahun berwajah tampan ini melalui akun pribadinya secara resmi mengabarkan hal itu. Apakah kamu sudah mengenal siapakah Fatih Seferagic?
Mengapa Pengusaha Sukses Rata-rata Punya IPK 2,7?
Ada sebuah lelucon yang sering disampaikan saat seminar bisnis
berkaitan dengan IPK (Indeks Prestasi Akademik). Bunyinya seperti ini :
Kalau mereka yang IPK 4, mereka akan jadi engineer-engineer di perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya 3, mereka akan jadi general manager di perusahaan-perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya diantara 2,5 sampai 3, mereka akan jadi direktur di perusahaan-perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya diantara 2 sampai 2,5 mereka akan jadi pemilik-pemilik perusahaan besar tadi,
kalau yang di DO, mereka akan jadi Bill Gates.
mereka yang IPK-nya 3, mereka akan jadi general manager di perusahaan-perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya diantara 2,5 sampai 3, mereka akan jadi direktur di perusahaan-perusahaan besar,
mereka yang IPK-nya diantara 2 sampai 2,5 mereka akan jadi pemilik-pemilik perusahaan besar tadi,
kalau yang di DO, mereka akan jadi Bill Gates.
Kalau Gue Jomblo, Masalah Buat Lo?
1. "engga pacaran mah engga modern, kuno" | "lah pacaran kan kelakuan
masyarakat jahiliah sebelum islam dateng, situ yang kuno" :p
2. "engga pacaran itu ga normal" | "normal=biasa, ga normal=ga biasa=istimewa, yaiya dong jomblo kan terpilih B-)" hehehe
2. "engga pacaran itu ga normal" | "normal=biasa, ga normal=ga biasa=istimewa, yaiya dong jomblo kan terpilih B-)" hehehe
Tatkala Muncul Ragu
Tiada manusia yang akan luput dari khilaf dan dosa. Karena memang Allah menciptakan manusia sebagai tempatnya itu semua. Ingatkah kau pada firman Allah dalam
Q.S Abasa? Dimana Allah menegur langsung sang Rasul khotimul anbiya, Muhammad bin
Abdullah karena khilafnya. Namun kita bukanlah Rasulullah yang selalu dibimbing oleh
Allah, setiap perkataan dan tindakannya dituntun langsung oleh Rabb semesta alam. Kita
hanyalah manusia biasa yang tidak mungkin terlepas dari ancaman dosa.
Senin, 16 Maret 2015
Banyak Jalan Menuju Ka'bah
Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalaamu'alaykum, bagaimana kondisimu saat ini? Masih jomblo apa udah mendingan? hehe. Tenang, tulisan kali ini kita engga akan bahas tentang cinta, jodoh atau jomblo (jomblo lagi jomblo lagi). Tapi kita akan bahas tentang cita-cita, bukan Cita Citata ya.
Pernahkah kawan semua sedang diperjalanan menuju ke suatu tempat, entah itu kantor, rumah sahabat, sekolah atau pun jalan pulang, namun di tengah perjalanan ternyata ada hambatan seperti kemacetan parah, banjir yang tinggi sehingga tidak mungkin dilewati oleh kendaraan, atau bisa saja terjadi kerusuhan semacam tawuran anak sekolah atau keributan antar warga sekitar. Jika menemui hal seperti itu, apa yang akan kamu lakukan? Memaksa menerobos lewat atau Memilih mencari jalur lain?
Riya'? Serem Banget Akibatnya!
Bahayanya penyakit RIYA
1) Berkembangnya media sosial terkadang membuat kita pengen posting semua aktivitas kita | Biar semua orang tau kita lagi ngapain #Riya
2) Tapiii kan gak semua aktivitas kita itu harus dishare ke temen2 kita. Ya gaak? Apalagi aktivitas ibadah #Riya
3) Alhamdulillah, dah muroja'ah satu juz. | Hadits ke-120 kok lupa ya #Riya
4) OTW ke masjid nih, mau sholat shubuh berjama'ah | Suara ane pas jadi imam kedengaran gak ya sama akhwat di belakang? #Riya
5) Naaah status-status kayak gitu gak usah deh kita umbar ke khalayak ramai. #Riya
1) Berkembangnya media sosial terkadang membuat kita pengen posting semua aktivitas kita | Biar semua orang tau kita lagi ngapain #Riya
2) Tapiii kan gak semua aktivitas kita itu harus dishare ke temen2 kita. Ya gaak? Apalagi aktivitas ibadah #Riya
3) Alhamdulillah, dah muroja'ah satu juz. | Hadits ke-120 kok lupa ya #Riya
4) OTW ke masjid nih, mau sholat shubuh berjama'ah | Suara ane pas jadi imam kedengaran gak ya sama akhwat di belakang? #Riya
5) Naaah status-status kayak gitu gak usah deh kita umbar ke khalayak ramai. #Riya
Diputusin? Bahagia Aja Men!
Bismillahirrohmaanirrohiim
Menjalin
hubungan yang belum halal alias pacaran mayoritas akan berakhir dalam satu fase
bernama “putus”. Dan mayoritas pula banyak yang sedih, mengharu biru, menangis
bombay dan segala macamnya karena diputusin oleh pasangan yang belum halal
baginya, atau biasa dibilang juga “galau”. Padahal kalau diputusin itu harusnya
berbahagia, sobat.
“Loh kok
diputusin harus bahagia sih? Kan sakit hati dikecewain dan diputusin!”
Jangan Malu Jadi Jomblo
1. #JanganMalu tidak jalan bersama pacar di malam minggu, malulah kalau sampai sekarang kau masih bertumpu sepenuhnya pada ibu.
2. #JanganMalu jika kamu tidak memiliki pacar, tapi malulah jika karna itu membuat kamu tidak produktif hidupnya.
2. #JanganMalu jika kamu tidak memiliki pacar, tapi malulah jika karna itu membuat kamu tidak produktif hidupnya.
Minggu, 15 Maret 2015
Inilah Kepastian Jodohmu
Membahas tentang jodoh memang tidak akan ada habis dan bosannya. Apalagi
jika membahas seperti apa kriteria yang menjadi idaman. Yang tentunya setiap
orang memiliki kriteria idamannya masing-masing. Ada yang ingin nanti jodohnya
itu cantik, putih, berjilbab lebar, lemah lembut, halus bahasanya, dari suku A,
suku B, dan sebagainya jika dari laki-laki yang mengutarakan kriterianya.
Lain
lagi jika kita mendengar pendapat kriteria jodoh idaman dari perempuan. Ingin
yang mapan, tampan, tegas, bersifat pemimpin, hafal Al-Qur’an dan sebagainya.
Bahkan antara laki-laki yang satu dengan laki-laki yang lain saja bisa berbeda
kriteria idamannya, atau juga dari perempuan yang satu dengan perempuan lainnya
juga berbeda kriteria suami idamannya. Pokoknya beragam keinginan kriteria
idaman menurut pendapatnya masing-masing.
Jumat, 13 Maret 2015
Hikikomori? Bahaya!
Saya
sangat kaget ketika membaca tulisan Kompasianer Trisna Wati tentang
Hikikomori di Indonesia. Apalagi katanya justru malah orang-orang disana
malah bangga mengatakan dirinya sendiri sebagai seorang Hikikomori.
Geleng-geleng kepala.
Hikikomori mewabah di Indonesia??
Rabu, 11 Maret 2015
Kekurangan Bukan Hambatan
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Seperti biasa pagi hari adalah waktu dimana
saya harus berangkat ke kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tempat saya
berjuang untuk meraih title sarjana, tapi lebih dari itu, kampus ini adalah
tempat dimana saya belajar banyak ilmu untuk nantinya saya aplikasikan dalam
hidup bermasyarakat walaupun jurusan saya Bahasa dan Sastra Inggris tapi tetap
ada ilmu untuk bermasyarakat. Dengan motor sport yang lebih besar dari badan
saya, jalanan menuju kampus ibarat sirkuit bagi saya dan garis finishnya adalah
gerbang kampus.
Ada yang special hari ini ketika saya berangkat
ke kampus. Bukan karena menemukan koper berisi uang jutaan, atau ketemu dengan
artis papan atas, tapi lebih berharga dari itu, Allah memberikan hikmah-Nya
sekaligus teguran bagi saya. Apa itu? Tepatnya di daerah Jalan Ciputat Raya,
beberapa puluh meter sebelum fly over Ciputat, di pinggir jalan sebelah kiri
saya sedang berjalan dengan tertatih-tatih seorang tunanetra sambil membawa
sebungkus besar kerupuk kemplang. Sebagian dari kita mungkin sering melihat
seorang tunanetra yang berjalan dengan tongkatnya dan juga sambil menggendong
kerupuk kemplang, karena banyak dari mereka yang berusaha mencari nafkah dengan
jalan demikian, perlu kita berikan penghargaan. Lalu apa yang membuat tunanetra
ini memiliki sesuatu yang ‘lebih’ menurut saya?
Rumus Jodoh
Rumus Jodoh = Iman + Harapan + Usaha + Doa +Tawakal
Jodoh dalam pernikahan adalah sebuah misteri, bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah yang luar biasa indahnya di alam semesta. Menyaksikan dan mencermati proses pertemuan jodoh yang kemudian diikat dalam akad nikah, adalah peristiwa yang sungguh menakjubkan.
Tidak ada rumus yang bisa digunakan untuk memastikan tentang pertemuan jodoh, semuanya bermula dari IMAN, HARAPAN, USAHA, DOA dan TAWAKAL.
Jodoh dalam pernikahan adalah sebuah misteri, bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah yang luar biasa indahnya di alam semesta. Menyaksikan dan mencermati proses pertemuan jodoh yang kemudian diikat dalam akad nikah, adalah peristiwa yang sungguh menakjubkan.
Tidak ada rumus yang bisa digunakan untuk memastikan tentang pertemuan jodoh, semuanya bermula dari IMAN, HARAPAN, USAHA, DOA dan TAWAKAL.
Selasa, 10 Maret 2015
Ujian Seharga 20 sen
Seorang imam masjid di London biasa naik bus untuk bepergian.
Kadang-kadang ia membayar ongkosnya langsung pada sopir bus (bukan
kondektur). Suatu kali ia membayar ongkos bus,lalu segera duduk setelah
menerima kembalian dari sopir.
Setelah dia hitung,ternyata uang kembalian dari sopir ada kelebihan 20 sen. Ada niatan sang imam untuk mengembalikan sisa kembaliannya itu karena memang bukan haknya. Namun terlintas pula dalam benaknya untuk tidak mengembalikannya, toh hanya uang receh yg tak begitu bernilai.
Setelah dia hitung,ternyata uang kembalian dari sopir ada kelebihan 20 sen. Ada niatan sang imam untuk mengembalikan sisa kembaliannya itu karena memang bukan haknya. Namun terlintas pula dalam benaknya untuk tidak mengembalikannya, toh hanya uang receh yg tak begitu bernilai.
Untuk Hati yang Menunggu
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Untuk sebuah hati yang sedang sabar menunggu
Dimanapun hati itu berada dan berdoa tak jemu
Jika nanti kau bertanya padaku, mengapa aku memilihmu?
Kakek Penjual Amplop
Kisah
Kakek Penjual Amplop di ITB. Kisah nyata ini ditulis oleh seorang dosen
ITB bernama Rinaldi Munir mengenai seorang kakek yang tidak gentar
berjuang untuk hidup dengan mencari nafkah dari hasil berjualan amplop
di Masjid Salman ITB. Jaman sekarang amplop bukanlah sesuatu yang sangat
dibutuhkan, tidak jarang kakek ini tidak laku jualannya dan pulang
dengan tangan hampa. Mari kita simak kisah Kakek Penjual Amplop di ITB.
Kakek Penjual Amplop di ITB
Setiap menuju ke Masjid Salman ITB
untuk shalat Jumat saya selalu melihat seorang Kakek tua yang duduk
terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah
dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh”
di antara pedagang lain yang memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan
Ganesha setiap hari Jumat. Pedagang di pasar kaget umumnya berjualan
makanan, pakaian, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu dan
barang-barang asesori lainnya. Tentu agak aneh dia “nyempil” sendiri
menjual amplop, barang yang tidak terlalu dibutuhkan pada zaman yang
serba elektronis seperti saat ini. Masa kejayaan pengiriman surat secara
konvensional sudah berlalu, namun Kakek itu tetap menjual amplop.
Mungkin Kakek itu tidak mengikuti perkembangan zaman, apalagi
perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan instan, sehingga
dia pikir masih ada orang yang membutuhkan amplop untuk berkirim surat.
Tangis Si Penjahit Kain
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Suatu
hari seorang syaikh memiliki sebuah kain. Untuk membeli keperluan
sehari-hari, maka ia bekerja menjahit kain itu menjadi sebuah gamis.
Setelah kain itu selesai dijahit maka jadilah gamis itu. Sang Syaikh merasa puas dgn hasil kerja jahitannya dan memperkirakan gamis itu akan laku dgn harga 10 dirham.
Maka pergilah ia ke penjual gamis. Sesampainya di penjual gamis, maka ia bertanya kepada sang penjual berapa kira-kira harga gamisnya?
Belajar dari Keledai
Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan iu
menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani
memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, Ia memutuskan bahwa
hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena
berbahaya); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. ia mengajak
tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan
mulai menyekop tanah ke dalam sumur.
Pada mulanya, ketika si
keledai menyadari apa yang sedang terjadi,ia menangis penuh kengerian.
Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam.
Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani
melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.
Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan
kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan.
Berbagi Kebahagiaan
Pada suatu acara seminar yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta.
Tiba-tiba sang Motivator berhenti berkata-kata dan mulai memberikan balon kepada masing2 peserta.
Dan kepada mereka masing-masing diminta untuk menulis namanya di balon tsb dgn menggunakan spidol.
Kemudian semua balon dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam ruangan lain.
Sekarang semua peserta disuruh masuk ke ruangan itu dan diminta untuk menemukan balon yang telah tertulis nama mereka, dan diberi waktu hanya 5 menit.
Tiba-tiba sang Motivator berhenti berkata-kata dan mulai memberikan balon kepada masing2 peserta.
Dan kepada mereka masing-masing diminta untuk menulis namanya di balon tsb dgn menggunakan spidol.
Kemudian semua balon dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam ruangan lain.
Sekarang semua peserta disuruh masuk ke ruangan itu dan diminta untuk menemukan balon yang telah tertulis nama mereka, dan diberi waktu hanya 5 menit.
Semua orang panik mencari nama mereka, bertabrakan satu sama lain, mendorong dan berebut dengan orang lain disekitarnya sehingga terjadi kekacauan.
Pertarungan Ular dan Gergaji
Suatu malam seekor ular memasuki gudang tempat kerja tukang kayu.
Secara kebetulan ia merayap di atas gergaji.
Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka.
Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya.
Ia pun membalasnya dengan mematuk gergaji itu berkali - kali, serangan tersebut menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.
Secara kebetulan ia merayap di atas gergaji.
Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka.
Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya.
Ia pun membalasnya dengan mematuk gergaji itu berkali - kali, serangan tersebut menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.
Kupu-Kupu
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Seorang anak kecil memperhatikan sebuah kepompong di sebuah dahan.
Perlahan-lahan kepompong yang dia lihat terbuka, dan di dalam kepompong yang
mulai terbuka itu ada seekor kupu-kupu baru yang sedang berusaha keras untuk keluar
dari dalam kepompong yang menyelimutinya. Anak itu pun terus memperhatikan hal
itu dengan penuh perhatian.
Perjuangan kupu-kupu yang terlihatnya sangat keras itu menggerakkan
dirinya untuk mengambil gunting lalu merobek kepompong tersebut agar si kupu-kupu
bisa keluar dengan mudah. Singkat, cerita, kupu-kupu itu pun keluar dengan
mudahnya lalu hingga pada dahan terdekat. Namun keanehan terjadi, sayap dari
kupu-kupu itu tidak bisa mengembang. Hari berganti hari, kupu-kupu itu belum
juga terlihat bisa mengembangkan sayapnya untuk terbang dan melanjutkan
kehidupannya yang lebih indah. Anak ini merasa, mungkin saja itu karena
ulahnya.
Langganan:
Komentar (Atom)